Sekolah Menengah Atas Negeri
Olahraga Jawa Timur (SMANOR Jatim), Minggu (7/12) lalu men dapat kunjungan
kehormatan dari Menteri Pemuda dan Olah raga (Menpora), Imam Nachrawi. Kedatangan Politisi PKB asli Sidoarjo ini disambut
Kepala Diknas Jatim, Dr. Harun, MSi, MM,
Kadispora Jatim, Dr. Sugeng Riyono dan juga Kepala UPT SMANOR Jatim, Drs. Zainal Arifin, MPd.
Kunjungan ini sifatnya mendadak. Meski bersifat dadakan, mantan sekjen DPP PKB
ini tetap mendapatkan informasi yang lengkap dan akurat di sekolah yang
berlokasi di Jl. Pondok Jati Utara Desa Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo ini.
Bersama Ketiganya, menteri
kelahiran Bangkalan Jatim ini
berkeliling melihat dari dekat fasilitas dari sekolah yang tak cuma
berhasil mendulang prestasi di tingkat nasional tapi juga internasional itu.
Bagi mantan Ketua umum DKN Garda Bangsa ini, SMAnoR Jatim layak menjadi contoh
nasional dalam pembinaan atlet-atlet berprestasi pada masa depan.
"Saya kira SMANOR Jatim ini patut menjadi contoh bagi provinsi lain dalam kerangka melahirkan atlet berprestasi," katanya.
"Saya kira SMANOR Jatim ini patut menjadi contoh bagi provinsi lain dalam kerangka melahirkan atlet berprestasi," katanya.
Sebelumnya, Menpora pengganti Roy
Suryo ini telah memperoleh pemaparan dari Harun, Kepala Diknas Jatim, mengenai apa saja yang telah dildapat SMANOR
Jatim selama ini baik dibidang akademik, utamanya dibidang olahraga. Berdasar prestasi yang
terekam di tahun 2013, Siswa –Baca: atlet—SMANOR Jatim mampu mempersembahkan
sebanyak 19 medali di level dunia. Rinciannya,
4 emas, 5 perak dan 10 perunggu.
Medali tersebut dipersembahkan dari tiga
cabang olahraga (cabor), yaitu judo, panjat tebing dan voli pantai. Dari cabor Judo mempersembahkan 3 emas, 4 perak
dan 9 perunggu. Selanjutnya untuk cabor panjat tebing menyumbangkan 1 perunggu
dan dari voli pantai mempersembahkan 1 emas dan 1 perak.
Sementara itu, pada event PON
XVIII Riau 2012 lalu, SMANOR Jatim yang mengirimkan 54 atlet untuk kontingen
Jatim berhasil meraih 48 medali. Dari 86 emas yang diraih kontingen PON Jatim,
12 emas diantaranya disumbangkan para atlet dari SMANOR. Prestasi ini meningkat
dibanding PON XVII/2008 di Kalimantan Timur yang menyumbangkan sebanyak 11
emas, 11 perak dan 7 perunggu.
Dua belas emas yang
dipersembahkan SMANOR Jatim tersebut, berasal dari 6 cabor, yaitu atletik,
judo, panjat tebing, pencak silat, selam dan sepak takraw. Untuk sepak takraw
tercatat sebagai cabor terbanyak yakni menyumbangkan emas yakni 5 keping emas.
Untuk PON Remaja I 2014 di Jatim,
SMANOR bakal mengirimkan atletnya pada tiga cabor, yakni volly pantai, gulat
dan atletik.
"Saya optimis atlet SMANOR yang ke Pon Remaja Jatim, bakal sukses meneguk prestasi," terang Harun.
"Saya optimis atlet SMANOR yang ke Pon Remaja Jatim, bakal sukses meneguk prestasi," terang Harun.
Karenanya, begitu tau gemilangnya
prestasi yang diukir siswa- siswi Smanor Jatim, Iman Nahrawi pun berharap agar
sekolah ini terus meningkatkan prestasinya tak hanya untuk Jatim tapi juga
nasional. Untuk itu, ia akan akan
memperjuangkan penambahan fasilitas atau infrastruktur yang dibutuhkan,
termasuk mendorong terwujudnya pembangunan fasilitas kolam renang. Dengan
memiliki fasilitas kolam renang sendiri, peserta didik atau atlet SMANOR dapat
berlatih lebih giat lagi.
“Untuk berlatih renang tidak
harus ke lain tempat seperti sekarang ini. Dengan mempunyai kolam renang
sendiri Atlet renang bisa berlatih lebih fokus, dan ke depan SMANOR Jatim bisa
menjadi icon nasional,” harap Imam Nachrawi.
Kepala UPT SMANoR Jatim, Zainal
Arifin mengaku senang dan bangga atas kunjungan mendadak Menpora Imam Nahrawi.“Saya sudah berkali-kali mengajukan permohonan agar Menpora meninjau SMANOR,
tetapi belum pernah terlaksana. Sekarang tanpa permohonan justru kami
dikunjungi, tentu saja kami terkejut sekaligus bangga,” katanya.@ ohp.com
Foto
: Kepalkan Tangan. Menpora Imam Nahrawi,bersama Kepala Diknas Jatim,
Harun, Kepala UPT SMANor Jatim, Zainal Arifin dan Kadispora Jatim,
Sugeng Riyono didepan pintu masuk SMANor Jatim















0 komentar:
Posting Komentar